Algoritma dalam pemrograman adalah

algoritma dalam pemrograman adalah

Algoritma sudah tidak asing lagi ditelinga kita, khususnya didunia pemrograman. Untuk seorang programmer/software engineer algoritma adalah hal yang dihadapi sehari-hari untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Algoritma dalam pemrograman pada dasarnya adalah sebuah langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah dan menemukan solusi.

Namun sebelum membahasnya lebih jauh, kita coba lihat pengertian algoritma oleh para ahli berikut :

“Algoritma adalah suatu metode khusus untuk menyelesaikan suatu persoalan”

Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi

“algoritma adalah urutan terbatas dari operasi-operasi terdefinisi dengan baik, yang masing-masing membutuhkan memori dan waktu yang terbatas untuk menyelesaikan suatu masalah”

Goodman Hedet Niemi

“algoritma adalah sekumpulan aturan-aturan berhingga yang memberikan sederetan operasi-operasi untuk menyelesaikan suatu jenis masalah yang khusus”

Donald E. Knuth

“algoritma adalah suatu daftar langkah-demi-langkah yang terhingga dari instruksi-instruksi yang terdefinisikan dengan jelas yang dipakai untuk permasalahan tertentu”

Seymour Lipschutz, Ph.D dan Marc Lipson, Ph.D

“algoritma adalah deskripsi dari suatu prosedur yang berakhir dengan sebuah hasil”.

David Bolton

Dari beberapa pengertian algoritma diatas, saya pribadi menarik kesimpulan kalau algoritma dalam pemrograman adalah : “Kumpulan langkah-langkah (step-step) yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan (output) tertentu dalam satu waktu”.

Contoh algoritma pemrograman

Apakah teman-teman masih bingung? Saya coba berikan salah satu analogi dalam bentuk kegiatan sehari-hari. Katakanlah kita ingin membuat/memasak sayur. Kurang lebih hal-hal ini yang akan kita lakukan :

  1. Siapkan sayurannya, jika tidak ada sayurnya cari terlebih dahulu. Bisa di minimarket, di pasar atau dari penjual sayur keliling.
  2. Jika ingin membuat sayur masak, rebus air didalam panci hingga mendidih tetapi jika ingin membuat sayur tumis panaskan minyak diatas wajan/teflon.
  3. Setelah air mendidih atau minyak telah panas, masukkan sayuran ke panci/wajan hingga layu.
  4. Setelah sayuran layu masukkan bumbu-bumbu seperti garam, lada, merica sesuai selera.
  5. Diamkan sesaat, cicipi rasanya dan matikan kompor.

Bagaimana? Sudah kebayang kan algoritma itu seperti apa? Jika kita coba konversi hal diatas kedalam bentuk baris kode bahasa pemrograman GoLang, kurang lebih seperti ini.

Semoga artikel singkat ini dapat membantu teman-teman dalam memahami algoritma, namun jika teman-teman masih kesulitan dalam belajar programming bisa melihat tips belajar programming ini.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *