Apa itu REST API pada web programming?

API adalah

Apa itu REST API ? Sebelumnya kita telah membahas tentang API secara umum. Ilustrasi bagaimana API bekerja bisa kita lihat dari gambar dibawah.

ilustrasi API

Jika teman-teman ingin gambaran apa itu API, kalian bisa dapatkan informasinya disini.

Kembali ke apa itu REST API, sebenarnya REST API itu lebih ke konsep/metode dalam pembuatan API itu sendiri agar lebih readable(mudah dibaca), easy to maintain (mudah dikelola/dikembangkan). Tujuannya? tentu saja agar para developernya dapat dengan mudah melakukan scale-up(pengembangan) jika dibutuhkan sewaktu-waktu.

Nah, biasanya untuk para programmer/developer yang baru dalam membuat routes sering saja memberi nama dengan semaunya. Sehingga menyulitkan untuk anggota tim lain nantinya ketika akan melakukan pengembangan. Pernah mendengar istilah ini “kode ini hanya hanya dia (programmer) dan Tuhan yang tau”. Lalu setelah beberapa bulan si programmer itu berkata “sekarang hanya tuhan yang tau kode ini”. wkwkwk.

Umumnya penamaan route yang bagus itu menggunakan kata benda dan dalam bahasa Inggris. Coba deh bayangkan dalam bahasa Indonesia, ngak enak bacanya cuy. Selain dibacanya aneh, kemungkinan akan sulit dimengerti. Sehingga umumnya kita akan menemukan route menggunakan kata kerja seperti show, store, update dan delete. Saya yakin kalian sudah mengerti maksud dari ke empat kata tersebut dimana show untuk menampilkan data, store untuk menyimpan data, update untuk melakukan perubahan data dan delete untuk menghapus data.

Metode HTTP REST API

Ada empat metode HTTP yang biasa digunakan dalam REST API yaitu:

  1. GET
    metode GET ini secara spesifik digunakan untuk mengambil data
  2. POST
    metode ini digunakan untuk memasukkan data
  3. PUT
    PUT digunakan untuk melakukan update/perubahan pada data yang sudah ada.
  4. DELETE
    metode DELETE digunakan untuk menghapus data

Selain itu masih ada metode lainnya seperti CONNECT, OPTIONS, TRACE, PATCH. Lebih lengkap kalian bisa baca disini.

Jadi dengan menggunakan metode HTTP diatas, kita bisa membuat route yang lebih terstruktur. Sebagai contoh, kita ingin membuat route dalam mengelola pengguna. Kalian bisa mengikuti contoh dibawah :

GET/user
GET/user/{id}
POST/user
PUT/user/{id}
DELETE/user/{id}

fungsi get user dengan id dan tanpa id sangat jelas perbedaannya dimana jika menggunakan id berarti kita hanya mengambil satu data spesifik, sedangkan tanpa id berarti kita mengambil semua data.

Sekian dulu cerita sederhana tentang REST API ini. Semoga bisa membantu teman-teman dalam membuat API.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *